Jumat, 08 Januari 2010

4 Harga yang Mahal


hari ini suami mengikuti ceramah jumat! dan materi jumatnya begitu menggetarkan hati.
mengenai 4 harga yang sering takternilai bahkan terlupakan orang, pada hal 4 nilai itu sangat berharga sekali

1. harga atau nilai muda
harga atau nilai ini hanya bisa diingat oleh mereka yang sudah pensiun, mereka yang sudah udzur alias tua dan renta, mereka sekarang tinggal mengatakan andai aku masih muda... aku pasti...ini dan itu...

2. harganya sehat
sehat itu selalu dilupakan dan harganya sangat dipahami oleh mereka yang sakit,
sehat itu nilainya bisa dimengerti oleh mereka yang badannya sedang gemetaran atau kedinginan karena sakit. kita sering tidak menghargai sehat ini bahkan tidak mengerti bahwa ini adalah nikmat Allah yang besar, nikmat kesempatan untuk kita dapat bertindak sesuatu lebih baik.

3. harganya selamat
selamat itu hrganya hanya dapat dinilai oleh mereka yang telah mendapat bencana. saudara kita di Padang yang telah kena bencana musibah, kehilangan harta benda rumah roboh bahkan ada yang kehilangan sanak family, mereka ini tentu dapat mengerti benar betapa beruntungnya kita yang berada di jawa, madura, nusa tenggara, dll. mereka dapat memahami betapa mahal nilai selamat ini. harga nilai selamat hanya dimengerti dan diketahui oleh orang yang terkena musibah.

4. harga/nilai hidup
apabila nilai sehat yang mengerti adalah mereka yang sakit,
apabila nilai muda yang paham adalah mereka yang tua,
apabila nilai selamat yang tahu adalah mereka yang terkena bencana,
maka nilai hidup juga demikian yang memahami, mengerti dan mengetahui adalah mereka yang mati. mereka yang mati tahu betul bahwa hidup ini sangat bernilai tinggi, kesempatan peluang yang tidak ada taranya untuk berbuat kebajikan dan kebajikan. bahkan dalam Al-Qur'an dikatan karena saking (red: terlalu) menyesal dan terlalu mengerti harga sebuah kehidupan maka mereka minta di hidupkan kembali didunia untuk menebus kesalahannya dan untuk dapat berbuat takwa dan melakukan amal yang dapat menjadi bekal kelak.
setiap insan pasti akan pergi menemui Allah melalui ajalnya. hanya saja apakah cukup bekal kita untuk dapat di pertanggung jawabkan di depannya? itu yang jadi pertanyaan besar bagi kita ? mari kita renungkan!


Wow! sebuah ceramah jum'at yang singkat tetapi cukup menggetarkan dan menampar kita, terutama bagi kita yang sudah tua, atau yang baru sembuh dari sakit sehingga tau benar nilai atau harganya sehat! waktu dan kesempatan itu adalah anugerah, semoga kita tidak menyia-nyiakannya! amin

Kamis, 24 Desember 2009

Belajar Sabar dalam Mendidik (untuk ayah)

mendidik buah hati tentu harus di penuhi dengan suasana yang penuh dengan cinta kasih.
kehangatan dekapan sang bunda dan ayah akan menjadikan anak kita lebih tegar dalam mengarungi hidup ini. tetapi mendidik anak agar tidak cengeng dan manja bukan lah hal yang mudah.

perlu kesabaran ekstra, terutama bagi ayah dalam mendidik buah hati kita! di saat pulang kerja lelah dan dipenuhi masalah kantor yang kian menumpuk! atasan dan kolega menjadikan kening berkerut, mata kian redup! tapi saat kita pulang kerumah ternyata buah hati kita sedang rewel tanpa sebab, mungkin karena manja atau mungkin karena kurang perhatian kita selama ini atau bahkan mungkin karena kurang enak badan.

perlu hati yang jernih dan pikiran yang tenang dalam menangani hal ini! perlu bagi ayah dan bunda untuk terus berintrospeksi dan berbesar hati, bersabar dalam menangani anak ini. kekerasan yang dilakukan orang tua, mungkin terjadi pada kondisi tersebut! bahkan mungkin kita salah satu pelakunya tapi belum menyadarinya!

belajar lah ayah untuk menahan diri, belajar lah ayah untuk menahan emosi! belajar lah ayah dan terus bersabar! karena yang kita hadapi adalah buah hati kita, cinta kasih kita dan harapan kita! jangan sampai menyesal di kemudian hari.

(curhat dan renungan diri sang Ayah ketika buah hati rewel)

swooshdot.com

Rabu, 16 Desember 2009

Tamengi pertahanan tubuh balita di Musim Hujan

musim hujan telah datang, bagi bunda perlu mempersiapkan diri untuk memperhatikan dan meningkatkan imunitas dan pertahanan tubuh bagi buah hati kita.

di Indonesia umumnya musim hujan disertai dengan berbagai penyakit musiman, seperti gatal-gatal, demam berdarah, diare dan flu.

oleh karena itu perlu bagi Ibu untuk mempersiapkan diri dengan menjaga buah hati/anak kita, salah satunya dengan memberikan madu.

dan bagi yang memiliki buah hati yang masih bayi. perhatikan dengan seksama kondisinya dan jaga selalu kondisinya agar tetap hangat dan tidak masuk angin.

bila perlu berikan mereka vitamin penambah nafsu makan sehingga kondisi bisa tetap stabil.

Rabu, 28 Oktober 2009

Tumbuh kembang bayi (Just for Joke)..............(1)


anak bayi sangat lucu dan menggemaskan, menjadi harapan para orang tua! perlu sebagai orang tua kita memantau perkembangannya.
1. satu bulan pertama
bayi akan membutuhkan perhatian penuh. setiap 2 jam sekali dia akan tertidur, mandikan secara rutin bayi anda, dan berilah ASI, jagan seperti dibawah ini , bayi dibiarkan minum sendiri susu formula.


























karena anak anda bukan bayi kalengan............











bersambung.........................

Rabu, 14 Oktober 2009

Rindu Air mata


keheningan malam sering mengetarkan hati setiap insan yang bersujud padaNya. tetesan air mata orang-orang soleh deras mengalir tiada henti karena merasa hina dan rendah dihadapanNya.

tapi tatkala aku "menemui-Nya" dalam sepertiga malamku, mataku telah kering, hatiku bimbang dan penuh tanya! kenapakah air mata ini ? apakah jiwa ini penuh dosa, sehingga tak dapat lagi menangis dihadapanmu. ku duduk diam dan merenung
"jika dibelahan bumi lain ada jiwa suci yang merasa dhoif, dholim dan penuh dosa, kenapa hati ini tidak merasakannya. air mataku mulai leleh karena menangis dan menjerit tentang derita hati ini, menjerit memohon agar dapat digetarkan hati ini tuk mengingat dosa-dosa, menangis karena memohon agar digetarkan hati ini sehingga penuh rasa rendah dan hina di hadapanNya."

Ya Allah, hidupkan lah hati ini agar dapat tergetar saat menghadapMu dalam sujud. dapat meneteskan air mata setiap kali takbir telah ku kumandangkan dalam sholat.

hamba takut, kau jadikan hati ini "membatu" karena telah banyak dosa yang telah hamba lakukan sehingga jadi biasa.

Hamba takut amal ibadah yang setetes teringat laksana sejagad, hingga tak dapat lagi kurasakan hikmah dan berkahnya.

Ya Ilahi berilah tetesan air mata padaku, karena heningnya malam ini tak dapat menggetarkan jiwaku! tak dapat menyadarkan hatiku! tak dapat membuatku merasa tersungkur dalam rendah dan hina di hadapanMu.

Ya Allah kutakut menjadi hambaMu yang sombong tapi tak menyadarinya, kutakut sombong padaMu karena tak pantas bagiku.
berikan linangan sucimu dari kelopak mata ini karena hamba tau diri ini tak suci, karena hamba tau diri ini sangat jauh dariMu.

getarkanlah hatiku Ya Robbi, getarkanlah hatiku Ya Illahi, getarkanlah jiwaku Ya Ghoffar
sebagaimana kau getarkan hati-hati kekasih suciMu di belahan bumi ini.

Kumohon padaMu dalam keheningan malam ini!

Selasa, 13 Oktober 2009

ASI makanan terbaik untuk bayi

------------------------
ASI : Makanan Terbaik untukBayi
-----------------------

  1. Berikan ASI kapan saja bayi menginginkannya. Hndarkan untuk memberikan ASi dengan botol susu, agar bayi tidak "bingung puting"
  2. Dekapan Bunda saat menyusui memunculkan rasa aman, nyaman serta tentram pada bayi. Perasaan ini menjadi dasar perkembangan emosi positif bayi.
  3. ASI mampu mempersiapkan bayi untuk pola makan berikutnya setelah usia sang buah hati mencapai 6 bulan.
  4. Indikator bahwa Si kecil sukup dalam mendapatkan ASI yaitu dengan menghitung frekuensinya dalam buang air kecil, setidaknya paling sedikit bayi harus 6 kali atau lebih buang air kecil dalam satu hari atau total air seni yang dikeluarkan 500g/bulan
  5. Bayi yang sehat akan terbangun segera jika ia lapar. Sering kali ibu dapat merasakannya dengan payudara ibu yang mengencang dan mulut bayi yang terbuka lebar saat puting bunda ditempelkan pada mulut atau pipinya.
  6. Sangga leher kepala bayi saat menggendong atau mnyendawakannya.
  7. Posisi menyusu Si kecil yang benar sangat menentukan keberhasilan menyusui tersebut.
  8. Konsultasikan kepada dokter atau klinik laktasi jika anda kesulitan menyusui buah hati anda atau ASI anda belum atau tidak keluar.

Jumat, 09 Oktober 2009

86% bayi di Indonesia tdk dpt ASI Exklusif

Hanya 14% ibu di Tanah Air yang memberikan air susu ibu (ASI) eksklusif kepada bayinya sampai enam bulan. Rata-rata bayi di Indonesia hanya menerima ASI eksklusif kurang dari dua bulan. Hasil yang dikeluarkan Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI) periode 1997-2003 cukup memprihatinkan. Bayi yang mendapatkan ASI eksklusif sangat rendah.

Direktur Bina Gizi Kesehatan Masyarakat Departemen Kesehatan (Depkes) Ina Hernawati menjelaskan, fenomena semacam itu akan berimbas buruk bagi kesehatan balita. Ia merujuk pada penelitian di Ghana, yang menunjukkan bahwa 16% kematian bayi baru lahir bisa dicegah bila bayi disusui pada hari pertama kelahiran. ''Angka harapan hidup bayi akan meningkat menjadi 22% jika bayi disusui pada 1 jam pertama setelah kelahiran,'' kata Ina di sela-sela kampanye pekan ASI eksklusif sedunia di Jakarta, kemarin.

The World Alliance for Breastfeeding Action (WABA) memperkirakan 1 juta bayi dapat diselamatkan setiap tahunnya bila diberikan ASI pada 1 jam pertama kelahiran, kemudian dilanjutkan ASI eksklusif sampai dengan enam bulan. Ina menyebutkan, sejatinya kelompok masyarakat yang paling rentan terancam penyakit dan kekurangan gizi adalah ibu hamil, bayi, remaja, dan usia lanjut. Depkes mencatat, dari 10 ibu hamil di Indonesia, kira-kira ada empat ibu yang menderita anemia zat besi, dan dua ibu yang kekurangan gizi. Sementara itu, pada balita, dari 10 balita, sekitar dua sampai tiga balita menderita kekurangan gizi.

''Bila kekurangan gizi pada balita ini tidak segera diatasi, kondisi gizi buruk akan tercipta.'' Kultur sosial Pada kesempatan terpisah, Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan Meutia Hatta Swasono berpendapat, faktor sosial budaya ditengarai menjadi faktor utama pada pemberian ASI eksklusif pada balita di Indonesia. Ketidaktahuan masyarakat, gencarnya promosi susu formula, dan kurangnya fasilitas tempat menyusui di tempat kerja dan publik menjadi kendala utama. ''Seharusnya tidak ada alasan lagi bagi seorang ibu untuk tidak menyusui bayinya,'' kata Meutia. Ia mengatakan faktor sosial budaya berupa dukungan suami terhadap pemberian ASI eksklusif menjadi faktor kunci kesadaran sang ibu untuk memberikan gizi terbaik bagi bayinya.

''Dukungan suami terhadap ibu untuk menyusui harus ditingkatkan. Keluarga dan masyarakat juga harus memberikan arahan dan ruang bagi ibu menyusui,'' jelas Meutia. Pasalnya, minimnya dukungan keluarga dan suami membuat ibu sering kali tidak semangat memberikan ASI kepada bayinya. Tidak sedikit bayi baru berumur dua bulan sudah diberi makanan pendamping karena ketidaktahuan ibu terhadap manfaat ASI. Berdasarkan riset yang sudah dibuktikan di seluruh dunia, ASI merupakan makanan terbaik bagi bayi hingga enam bulan, dan disempurnakan hingga umur dua tahun.

ASI, selain mengandung gizi yang cukup lengkap, mengandung imun untuk kekebalan tubuh bayi. Keunggulan lainnya, ASI disesuaikan dengan sistem pencernaan bayi sehingga zat gizi cepat terserap. Berbeda dengan susu formula atau makanan tambahan yang diberikan secara dini pada bayi. Susu formula sangat susah diserap usus bayi. Pada akhirnya, bayi sulit buang air besar. Apabila pembuatan susu formula tidak steril, bayi pun rawan diare. Kandungan gizinya pun tidak sama dengan kandungan gizi pada ASI.