Tampilkan postingan dengan label mendidik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label mendidik. Tampilkan semua postingan

Selasa, 23 Februari 2010

Efek Negatif Video/Televisi Pada Bayi

Mungkin sekadar tambahan renungan, kenapa makin ke sini makin banyak anak yang mengalami gangguan konsentrasi, speech delay dll..

-------------------------------------------------------------------
(Bahkan Video yang diperuntukkan untuk bayi, ternyata punya efek buruk yang tersembunyi)

Saat ini banyak sekali video yang diperuntukkan untuk bayi dijual bebas di pasaran. Video-video tersebut berisi gambar-gambar lucu yang sangat disukai bayi. Jika dilihat isi dari video tersebut sangat bagus tetapi jika diteliti lebih dalam ternyata juga memiliki dampak buruk.

Menurut penelitian yang dilakukan oleh American Academy of Pediatrics, anak yang masih berusia dibawah 2 tahun, harus dijauhkan dari televisi. Hal itu karena beberapa penelitian menunjukkan menonton televisi pada usia dini bisa memicu gangguan perhatian atau konsentrasi pada anak.

Saat anak diberikan tontonan video yang berisi gambar-gambar lucu memang bisa membuatnya lebih tenang. Tetapi ada dampak negatif di kemudian hari yang akan muncul pada anak, yaitu ia akan sulit diatur dan berkonsentrasi.

Meletakkan boks bayi juga sebaiknya jangan berdekatan dengan televisi. Hal itu untuk menghindari paparan sinar televisi yang bisa berdampak negatif pada penglihatan bayi yang masih sensitif.

Dengan fakta tersebut, bukan berarti sebagai orang tua Anda menjauhkan buah hati dari televisi. Tetapi batasi paparan televisi pada anak Anda karena efek negatifnya yang baru akan dirasakan pada kemudian hari. Usahakan saat buah hati menginjak 2 tahun, Anda baru memperkenalkan video-video edukasi.

Sebelum buah hati menginjak usia 2 tahun Anda bisa memberikannya permainan lain yang jauh lebih bermanfaat dan tidak memiliki dampak negatif. Seperti memainkan jari, bercerita menggunakan buku kain, atau menggunakan benda-benda lain disekitar yang aman bagi buah hati. (sumber: http://www.facebook.com/l/8a8f7;VIVAnews.com)

Kamis, 24 Desember 2009

Belajar Sabar dalam Mendidik (untuk ayah)

mendidik buah hati tentu harus di penuhi dengan suasana yang penuh dengan cinta kasih.
kehangatan dekapan sang bunda dan ayah akan menjadikan anak kita lebih tegar dalam mengarungi hidup ini. tetapi mendidik anak agar tidak cengeng dan manja bukan lah hal yang mudah.

perlu kesabaran ekstra, terutama bagi ayah dalam mendidik buah hati kita! di saat pulang kerja lelah dan dipenuhi masalah kantor yang kian menumpuk! atasan dan kolega menjadikan kening berkerut, mata kian redup! tapi saat kita pulang kerumah ternyata buah hati kita sedang rewel tanpa sebab, mungkin karena manja atau mungkin karena kurang perhatian kita selama ini atau bahkan mungkin karena kurang enak badan.

perlu hati yang jernih dan pikiran yang tenang dalam menangani hal ini! perlu bagi ayah dan bunda untuk terus berintrospeksi dan berbesar hati, bersabar dalam menangani anak ini. kekerasan yang dilakukan orang tua, mungkin terjadi pada kondisi tersebut! bahkan mungkin kita salah satu pelakunya tapi belum menyadarinya!

belajar lah ayah untuk menahan diri, belajar lah ayah untuk menahan emosi! belajar lah ayah dan terus bersabar! karena yang kita hadapi adalah buah hati kita, cinta kasih kita dan harapan kita! jangan sampai menyesal di kemudian hari.

(curhat dan renungan diri sang Ayah ketika buah hati rewel)

swooshdot.com