Jumat, 03 Juli 2009

Hati-hati Virus Singapura Menyerang Anak-anak

Alam kini tak lagi bersahabat dengan anak-anak. Dilaporkan telah berjangkit suatu penyakit khusus yang menyerang anak usia sekolah. Memang belum membawa kematian, tapi penyakit yang disebabkan oleh virus Enterovirus 71 ini cukup mengkhawatirkan. Dikenal juga dengan nama Hand, Foot and Mouth Disease (HFMD) penyakit ini disinyalir berasal dari Singapura.

Di Indonesia sendiri virus Singapura telah berjangkit di beberapa daerah, antara lain di Solo di mana 130 warganya terinfeksi dan sebagian besar adalah pelajar Taman Kanak Kanak, Sekolah Dasar dan Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama. Sementara di Jakarta penyakit menular tersebut sudah berjangkit di wilayah Jakarta Selatan, Jakarta Timur dan Bekasi. Namun Wakil Gubernur dan Walikota Jakarta Selatan membantah keras adanya virus Singapura di wilayahnya walau kenyataannya memang telah ada beberapa anak di Rumah Sakit Pasar Rebo yang dirawat akibat virus yang berasal dari negara tetangga tersebut.

Virus Singapura memang bukan penyakit berbahaya karena sejauh ini belum ada korban jiwa. Dari kasus yang ada, penderitanya dapat kembali sehat seperti semula setelah menjalani perawatan beberapa hari di rumah sakit. Tapi karena virus ini begitu mudah menular di kalangan anak-anak, tentu saja mudah memancing kepanikan orang tua. Proses belajar di sekolah otomatis juga terganggu.

Asal tahu saja, virus ini mudah menular hanya dengan kontak fisik atau jika seorang anak bermain terlalu lama dengan penderita. Terlebih lagi pada anak usia di bawah lima tahun (balita) yang sistem kekebalan tubunya masih rapuh.

Rasa Ngilu

Berasa ngilu dan nyeri pada tangan, kaki dan mulut adalah gejala yang sebaiknya diwaspadai sebagai serangan virus Singapura. Biasanya diikuti dengan timbulnya bintik-bintik merah berisi cairan di seputar mulut. Virus ini juga menyebabkan rasa perih pada bintik tersebut.

Anak-anak akan cenderung menggaruk bintik merah ini tanpa pikir panjang. Akibatnya, akan terjadi luka. Pada kondisi selanjutnya yang lebih parah adalah ketika si anak mendadak jadi lemah fisik dan kehilangan nafsu makan.

Masa inkubasi penyakit baru ini berkisar antara tiga hingga empat hari. Dari kasus yang sudah ditemui biasanya penderita akan sembuh dalam waktu tujuh sampai 10 hari, itu pun jika si anak dalam kondisi tubuh yang baik.

Namun jika tidak dan dibiarkan berlanjut bisa menyerang paru-paru dan otak. Tentu saja pada taraf ini ada kemungkinan bisa menyebabkan kematian. Yang paling mengerikan adalah penyakit yang baru saja timbul ini belum ada obat penangkalnya.

Umar Fahmi Achmadi, Direktur Jenderal Pemberantasan Penyakit Menular dan Penyehatan Lingkungan Penduduk, Departemen Kesehatan mengatakan bahwa sesungguhnya penyakit ini sudah pernah ada di dunia. Karena Singapura menjadi tempat terjangkitnya kembali virus menular ini maka pemerintah negara jiran itu terlalu melebih-lebihkannya.

Umar juga menyarankan agar masyarakat tidak terlalu panik dan jika memang diketahui anaknya mengidap gejala penyakit ini sebaiknya segera menjalani perawatan dan tidak bersekolah untuk mencegah penularan ke anak lain.

Dokter spesialis anak Jose Batubara turut membenarkan pernyataan Umar. “Sesungguhnya virus Singapura bukan berasal dari Singapura seperti yang banyak diduga orang. Penyakit ini sebenarnya sudah lama ada hanya saja kini kembali berjangkit dan Singapura menjadi tempat yang paling banyak penderitanya. Oleh karena itulah virus ini dijuluki dengan nama virus Singapura.”

Kepala Ikatan Dokter Anak Indonesia ini juga menyinggung bahwa anak-anak di belahan dunia mana pun mempunyai risiko terkena wabah virus ini, bukan hanya sekitar Asia Tenggara. Memang obat penangkalnya belum diketemukan tapi ini adalah jenis penyakit semacam flu yang akan sembuh dengan sendirinya. Mengenai kemungkinan memakan korban jiwa sangat kecil, kecuali jika si pasien memiliki kondisi tubuh yang sangat lemah.

“Yang patut dikhawatirkan adalah dampak dari penyakit ini yang menyebabkan kehilangan nafsu makan dan minum. Seorang anak yang dalam masa pertumbuhan bisa mengalami dehidrasi parah jika sama sekali tak mau makan dan minum. Oleh karena itu penderita harus segera mendapat perawatan jika sudah diketahui menderita gejala penyakit ini,” ujar Jose lebih lanjut.

Penderita juga tidak harus menjalani rawat inap di rumah sakit jika gejalanya masih berupa rasa perih sekitar tangan, kaki dan mulut. Kalau mulai diserang demam maka segera diberi obat turun panas biasa. Namun patut diwaspadai kalau si anak sama sekali tak mau makan yang tentu saja bisa berakibat munculnya penyakit lain seperti masuk angin, maag, dehidrasi, atau kekurangan gizi.

Singapura Sangat Tanggap

Tapi pernyataan Jose maupun Umar sendiri perlu disangsikan mengingat kasus penyakit ini begitu marak di beberapa negara tetangga. Di Singapura sendiri virus ini telah menyebabkan kematian tiga orang anak, masing masing berusia 14 bulan dan dua tahun. Bahkan pemerintah Singapura telah melakukan penutupan sarana umum seperti restoran cepat saji, taman kanak-kanak, dan semua tempat yang memiliki sarana bermain untuk sementara waktu.

Di negara berpenduduk 3, 2 juta jiwa itu sendiri telah ditemukan 363 kasus wabah virus Singapura sejak pertengahan September lalu. Sementara di Taiwan, 50 anak tewas pada tahun 1998 akibat virus yang sama.

Di Serawak, Malaysia virus ini memakan korban 30 nyawa anak-anak. Hingga tahun lalu di Johor, Malaysia tercatat sudah lebih dari 200 kasus berjangkit akibat virus ini.

Cukup mengerikan jika penyakit mematikan ini disikapi secara dingin oleh pemerintah. Terlebih korban dari penyakit itu adalah anak-anak belia, pemilik masa depan bangsa. (mer)

(Sumber: www.sinarharapan.co.id)

Kamis, 02 Juli 2009

Perawatan Tali Pusar






Terkadang informasi yang kurang dari bunda dan ayah dapat menyebabkan fatal untuk perawatan anak anda. Oleh karena itu selalu carilah informasi (baik pada saat hamil atau sudah melahirkan) agar selalu dapat mencegah hal-hal yang tidak diinginkan dalam merawat buah hati kita.

salah satunya tentang perawatan tali pusar. perawatan tali pusar ini gampang-gampang susah. Kerna tali pusar ini dapat menyebabkan sang bayi terinfeksi jika kita tidak bisa merawatnya.

Guna Mengurangi resiko terkena infeksi, jaga agar tali pusar tetap bersih dan tidak basah atau lembab, biarkan dia mengering dan lepas sendiri.

Beberapa hal yang haru dilakukan bunda untuk perawatan tali pusar
  • Biarkan tali pusar terbuka atau terbungkus dengan kain bersih namun jangan ketat.
  • kenakan popok di bawah tali pusar agar tidak terkena air kencing atau kotoran.
  • jika tali pusar kotor, bersihkan dengan sabun dan air bersih kemudian keringkan secara hati - hati dengan kapas atau kain kasa
  • mintalah saran dokter atau bidan yang lebih berpengalam dalam merawat tali pusar.
yang perlu dihindari dalam perawatan tali pusar
  • jangan membungkus tali pusar dengan perban
  • jangan sembarang menyentuh tali pusar. jika terpaksa maka cucilah tangan sebelum dan sesudahnya.
  • untuk budaya jawa (khususnya) tali pusar di berikan ampas kopi agar cepat kering, mohon hal ini dihindari, dikhawatirkan menyebabkan infeksi.
Lekas hubungi dokter jika tali pusar si Kecil memerah, bernanah atau merahnya melebar ke tubuh yang lain.

Rabu, 01 Juli 2009

Motivasi Ibu Hamil (Bunda Rosa 2)


Bunda, sebagai seorang wanita mempunyai seorang anak adalah idaman saya, tentu saja agar memiliki seorang anak kita harus melalui masa-masa hamil. Masa - masa hamil saya anggap sebagai masa "orientasi/ospek" sebelum kita merawat dan mendidik buah hati. Saya pernah berjanji pada bunda sekalian untuk bercerita tentang pengalaman saya saat hamil putra pertama!

Enam bulan kami menikah akhirnya diberikan titik cerah dengan telat datang bulan yang saya alami, tetapi setelah 3 bulan berlalu saya terus mual dan muntah, uring - uringan (marah tanpa sebab pasti), tidak enak tidur, tapi bukan semangat kerja saya sebagai perawat dan asisten dokter jadi down. Etos kerja saya tidak ada yang meragukan lagi! bukan itu yang menjadi kendala dan hambatan saya untuk mengandung putra pertama kami.
Saya mengalami batuk dan mutah darah, tidak tanggung - tanggung darah yang saya mutahkan kurang lebih 2,5 liter. Saya akhirnya harus mengalami pengobatan di rumah sakit. 1 bulan saya di rawat dirumah sakit, tapi perkembangan penyembuhan sakit saya ini tergolong lambat. Oleh dokter saya divonis tumor paru-paru dan TBC. Berbagai obat telah saya konsumsi, bahkan obat yang tergolong berbahaya bagi janin pun saya konsumsi juga walau dengan sangat berat hati.

Menginjak bulan ke - 4 kehamilan, saya dianjurkan pulang kerumah oleh dokter. Anjuran beliau tidak ada yang bisa ditangani di rumah sakit, kondisi saya serba riskan karena hamil! kemudian dokter menyarankan untuk dirawat dirumah. berbagai metode terapi diajarkan dokter kepada suami saya, agar bisa dijalankan sendiri dirumah. sebenarnya metode terapi tersebut bukan untuk menyembuhkan tetapi menghentikan pendarahan sementara saja. Metode terapi itu dilakukan jika saya mengalami muntah/batuk darah lagi, caranya yaitu saya di rendam dengan es batu sehingga darah yang ada di saya membeku dan yang saya muntahkan menjadi darah berupa gumpalan dan jumlahnya lebih sedikit. Memang sangat dingin bahkan bibir saya membiru! itu yang dilakukan agar darah tersebut berhenti! tapi tentu saja hal itu dibarengi dengan obat penghenti darah yang telah di berikan dokter.

5 bulan kehamilan, saya ingin memeriksakan kandungan. Waktu itu saya periksa di dokter spesialis kandungan dan onkologi (kanker). Dokter ini saya bawakan hasil rontgen saya, dan dia marah besar! Beliau bertanya, "Kenapa bisa hamil? ini adalah tumor! dan seharusnya tidak hamil, klo toh emang hamil harus digugurkan jika kandungan usianya belum 3 bulan!"
Ini sangat berbahaya, untuk kelangsungan hidup dan janin saya! bahkan dokter tersebut mengatakan pada suami saya, kalo saat melahirkan maka besar kemungkinan tidak selamat dua-duanya atau salah satu, bahkan kemungkinan hidup dalam proses melahirkan agar bisa selamat dua-duanya sangat tipis! walaupun dengan metode sesar!

Tapi Bunda, hidup harus tetap berlanjut! Saya punya keyakinan bahwa Allah pasti punya kuasa diatas segala! saya ingin melahirkan normal! Semangat hidup saya terus muncul saat memandangi perut buncit saya! saya meyakini bahwa ada nyawa baru didalam perut saya, ada jiwa suci didalam rahim saya, ada harapan baru didalam janin saya. Saya tidak pernah menyerah karena saya yakin bisa melahirkan seorang calon tokoh umat. Saya selalu membayangkan bahwa saya akan terus berjuang untuk bertahan hidup agar bisa merawatnya dengan tangan saya sendiri, saya bisa mendampinginya terus hingga dia kelak telah menjadi pemuda yang bisa memberikan harapan baru bagi saya dan semua.

Mungkin terdengar terlalu mendramatisir tapi ini sebuah fakta yang telah saya alami sendiri! Menjadi seorang Bunda adalah dambaan setiap perempuan sejati, setiap wanita hakiki. Karena Wanita diciptakan dengan hati yang lembut, penuh kasih sayang, rasa cinta, gigih serta pengorbanan yang tinggi. Ini diberikan oleh Ilahi agar dia bisa bertahan dalam kondisi apapun untuk mempertahankan kehamilan serta agar dapat berjuang dengan keras untuk mendidik anak dengan baik! Semangat itulah yang terkadang membuat wanita lebih kuat dalam berkarir dibanding pria.Tetapi bunda, sebenarnya semangat itu adalah semangat yang diberikan untuk kita dalam mendidik dan merawat putra-putri kita.


Bukan berarti saya meremehkan wanita berkarir, tapi saya bangga terhadap bunda-bunda yang telah berhasil mendidik anaknya sehingga menjadi orang-orang hebat, pandai - cerdas dan berakhlakul karimah. Saya sedih melihat bunda begitu gigih dan kuat saat berkarir, bahkan cobaan apa pun yang datang - gesekan antar teman, tekanan dari atasan - dapat dihadapi dengan senyuman. Tapi saat kehamilan datang! Ada beberapa dari kita mengeluh dan terus mengeluh, kita tidak setangguh di kantor! Bunda mengandung seorang bayi adalah berkah dan anugrah yang belum tentu di nikmati oleh semua wanita. Semangat bunda akan menjadi kekuatan bagi janin anda, semangat bunda akan menjadikan kehamilan menjadi berkah, semangat bunda akan menjadikan kehamilan dan kelahiran menjadi mudah!
Saya Ucapkan selamat bagi Bunda yang telah mengandung dan akan melahirkan anak-anak yang lucu tautan hati kita.

Salam dari saya
Bunda Rosa
(oh ya, yang dia atas itu foto anak pertama kami saat dia berusia 4 bulan)

Motivasi Untuk Calon Bunda (Bunda Rosa 1)


Menjadi seorang bunda adalah hal yang diidamkan bagi sebagian besar wanita, akan tetapi ada juga yang berpikiran bahwa hamil dan memiliki momongan merupakan beban yang memberatkan kehidupannya. Bunda, Salah satu karunia terbesar dan tak pernah terlupakan adalah saat melahirkan buah hati. Rasa sakit yang tidak pernah ada tandingannya dan tanpa penghujung rasanya akan hilang begitu aja begitu bunda telah melihat bayi anda lahir dengan selamat. Tangisan dan senyuman si mungil ini menjadi 'anastesi' bagi bunda.
Bayi yang tanpa dosa ini membutuhkan kehangatan dari seorang mama, denyut jantung bunda terdengar seolah musik klasik baginya. Itulah kenapa bayi yang baru lahir akan terasa tenang saat inisiasi dini.

Bunda, melahirkan seorang anak itu seolah-olah bertaruh dengan nyawa, tapi melahirkan buah hati berarti juga menyambung nyawa, menyambung harapan. Darah kita, harapan kita - telah "lahir" kembali melalui Si Kecil. Bunda, saya punya pengalaman yang sangat dalam saat hamil dan melahirkan yang akan saya bagi dengan bunda pada sesi berikutnya.
Salam BUNDA ROSA

Selasa, 30 Juni 2009

Pola Hidup Calon Ayah dalam Meningkatkan Kesuburan

Calon ayah harus menata pola hidup agar memiliki kualitas kesuburan baik. Di masa prakonsepsi atau sebelum kehamilan, ada beberapa perubahan gaya hidup yang mutlak diubah atau ditinggalkan. Cermati poin-poin berikut ini:

  • Hentikan kebiasaan buruk seperti merokok, minuman beralkohol atau menggunakan napza (narkotika, psikotropika dan zat adiktif). Risikonya adalah menurunkan kualitas sperma dan kesuburan. Bahkan zat adiktif ini penyebab ketidaksuburan pria
  • Hindari berendam air panas atau sauna dan duduk lama di dalam kendaraan. Suhu tinggi meyebabkan rusaknya sel-sel sperma dalam buah zakar dan menurunkan produksi sperma untuk pembuahan yang sukses.
  • Stop stres. Stres berkepanjangan berpengaruh buruk pada kerja organ tubuh, termasuk pula sistem reproduksi
  • Jaga kebersihan alat kelamin, selalu mencuci dengan air bersih dan mengeringkannya setiap selesai buang air. Tindakan disunat juga salah satu langkah untuk memudahkan memelihara kebersihan kelamin calon ayah. Jika kotor, kuman akan berkembang biak dan testis akan menjadi sasarannya sehingga sel-sel bakal sperma bisa rusak. Apalagi kuman penyakit kelamin seperti gonorrhea atau clamydia bisa mengakibatkan terganggunya produksi sel sperma
  • Berolahraga secara teratur, sehingga peredaran darah ke seluruh tubuh akan lancar, terutama ke testis. Stamina dan daya tahan tubuh juga semakin tinggi jika calon ayah rutin berolahraga. Stamina yang baik mendukung kualitas sperma agar pembuahan sukses. Gerakan sperma yang lincah dan jumlah sperma yang cukup akan lebih mudah untuk mencapai sel telur.
  • Penuhi asupan gizi lengkap dan seimbang. Jika perlu, konsumsi vitamin C, E dan protein.
  • Hindari memakai pakaian dalam dan celana terlalu ketat. Karena menyebabkan suhu testis terlalu panas sehingga melemahkan gerakan sperma. Jaga agar testis tetap dalam posisi nyaman, tidak terpengaruh suhu badan dan peredaran darah lancar, dengan mengenakan pakaian dalam dan celana yang cukup longgar.
  • Hindari konsumsi steroid dengan alasan membentuk otot-otot. Steroid berpengaruh buruk pada kualitas dan produksi sel sperma.
  • Lindungi testis dari benturan atau goncangan yang terlalu kuat, karena dapat melukai dan mencederai lalu menyumbat saluran sperma. Jika terlalu kuat, pembuluh darah bisa pecah. Saluran uretra yang tersumbat membuat saluran sperma tidak bisa keluar
  • Kurangi konsumsi lemak dan jaga berat badan ideal, karena bisa meninggikan kadar kolesterol. Jika ini terjadi, sirkulasi darah akan terhambat, termasuk aliran ke testis
  • Hindari lingkungan kerja tak sehat, seperti paparan radiasi, gelombang elektromagnetik dan lingkungan kerja bersuhu tinggi. Kondisi ini memengaruhi testis serta kualitas dan produksi sperma. Semisal, terlalu lama naik motor sehingga bisa menimbulkan varises pada testis. Gerakan sperma yang kurang gesit menurunkan kemampuan untuk membuahi sel telur.

Mempersiapkan Kehamilan


Banyak orang bertanya bahwa mereka
berencana untuk segera hamil dan jadi sering membaca buku kehamilan. Dari bacaan tersebut mereka mendapat informasi, kehamilan idealnya dipersiapkan beberapa bulan sebelum pembuahan terjadi. tapi banyak ayah dan bunda tidak paham, mengapa kehamilan harus dipersiapkan sebelumnya? Berapa lama saya dan suami harus mempersiapkan diri?

Sebenarnya setiap pasangan suami-istri membutuhkan waktu yang tidak sama agar siap hamil. Tentu persiapan harus dilakukan dalam semua aspek kehidupan pasangan muda. Semakin siap, kehamilan semakin prima. Calon ibu dan ayah, siap dan bahagia dengan kehamilannya. Tetapi bicara persiapan fisik, secara umum, 3 - 4 bulan sebelumnya, baik suami maupun istri harus mempersiapkan kehamilan dengan berbagai cara.


Dalam rentang waktu ini, Anda berdua sebaiknya menjalani pola hidup sehat: tidur cukup, asupan gizi cukup dan seimbang, cukup berolahraga, menghindari alkohol maupun rokok, plus selalu berpikir positif. Apabila calon ibu mengalami kenaikan berat badan yang banyak (obes) atau overweight, kelola pola makan Anda dan berkonsultasilah dengan ahlinya. Dengan pengelolaan bobot tubuh yang baik, kondisi hormonal calon ibu akan seimbang dan proses pembuahan yang berlangsung dengan mudah dan lancar.

Apabila Anda berkonsultasi dengan dokter kandungan, maka dalam rentang 3 - 4 bulan sebelum konsepsi, Anda akan disarankan mengonsumsi bahan makanan dengan kandungan asam folat tinggi atau suplemen asam folat. Asam folat menghindarkan Anda dari kehamilan berisiko, seperti spina bifida (tabung saraf janin yang tidak tertutup sempurna) dan kelainan genetik pada janin. Selain itu mendukung produksi sel-sel darah, mengoptimalkan fungsi-fungsi enzim.

Senin, 29 Juni 2009

Menanti Buah Hati Yang Tak Kunjung Datang


Apakah Anda Menginginkan Hamil Tetapi Belum Terwujud?
Hati -Hati, Bisa Jadi Anda
Endometriosis!
__________________________________________________

Pemeriksaan kesehatan calon bunda memang sangat penting. Salah satunya adalah untuk mengetahui apakah Anda menderita endometriosis, sebelum terlambat. Agar program kehamilan Anda lancar!

Apa itu Endometriosis?

Endometriosis adalah kelainan pada lapisan pelindung rongga rahim. Jika pada perempuan normal, lapisan pelindung (endometrium) terletak di rongga rahim, maka pada kasus endometriosis, endometrium tumbuh di luar rahim.
Selain itu, endometriosis bisa menyebabkan indung telur, saluran telur, serta organ reproduksi lainnya tidak dapat berfungsi dengan baik. Proses pembuahan menjadi susah, sehingga cikal bakal janin tidak pernah terbentuk. Inilah yang menyebabkan perempuan yang mengalami endometriosis sulit mempunyai anak. Pada penderita endometriosis, prosentase kemungkinan terjadinya kehamilan di luar kandungan pun jauh lebih tinggi.

Hingga saat ini, penyebab yang pasti endometriosis bisa muncul belum diketahui. Hanya saja, di wilayah-wilayah yang mengalami pencemaran lingkungan cukup tinggi, kasus endometriosis terus meningkat. Selain itu, ada kemungkinan endometriosis ini merupakan penyakit turunan, yang dialami perempuan usia produktif, yakni antara usia 25 – 40 tahun.

Gejala-gejala. Kebanyakan penderita menduga gejala-gejala endometriosis merupakan hal yang biasa terjadi pada pre-mestrual syndrome (PMS). Selain itu, endometrum yang 'tidak pada tempatnya' ini tidak dapat diraba dari luar.

Namun ada beberapa endometriosis yang menunjukkan sejumlah gejala khas, sebagai berikut :

  • Perut nyeri selama haid, terkadang disertai kejang pada otot perut.
  • Pinggang terasa sakit saat duduk
  • Panggul terasa nyeri, pada bagian belakang maupun samping
  • Sakit perut yang mirip gejala sakit maag
  • Anus dan sekitarnya terasa sakit ketika buang air besar
  • Vagina terasa tebal
  • Muncul bercak-bercak merah jauh sebelum tibanya siklus haid
  • Nyeri pada saat bersanggama
  • Seringkali “banjir” darah pada waktu haid.


Untuk memastikan adanya endometriosis, dokter biasanya akan melakukan beberapa pemeriksaan, seperti laparoskopi dan pengambilan contoh jaringan.

Terapi dan obat hormon. Sejauh ini, endometriosis yang disebabkan oleh gangguan hormon, memiliki kemungkinan cukup besar untuk disembuhkan dengan obat pengatur produksi hormon-hormon seks perempuan. Sementara untuk endometriosis yang berbentuk kista, terapi yang bisa dilakukan adalah kombinasi atara operasi laparoskopi dengan terapi hormon.

Jangan berkecil hati dulu, Bunda. Jika Anda menderita endometriosis, upaya yang bisa Anda lakukan adalah tetap membiasakan diri hidup sehat serta berpikir positif. Cara itu, tidak hanya akan menekan kemungkinan endometriosis membesar, tetapi juga akan memperbesar kemungkinan Anda memiliki keturunan yang sehat.